Judi Online Dominoqq, Tindakan Ilegal yang Berbahaya

Dominoqq adalah salah satu permainan yang ada di situs-situs perjudian online. Perjudian dalam bentuk konvensional yang biasa dilakukan secara langsung pun, di era digital ini bisa dimainkan hanya melalui gawai di genggaman saja. Banyaknya pilihan game dan kemudahan transaksi membuat perjudian virtual ini berhasil menjerat banyak pemain.

Namun hal ini bukan berarti seorang pemain judi bisa aman dari razia pihak berwajib. Kita ketahui bahwa polisi juga memiliki tim siber, yakni ditujukan untuk melakukan patroli di dunia maya. Sebab dominoqq termasuk ke dalam cyber crime atau kejahatan siber yang tak hanya bisa menghancurkan finansial pemainnya, namun juga kehidupan sosial dan mentalnya.

Statistik Perjudian di Indonesia

Dalam situs resmi kominfo.go.id, Kementrian Komunikasi dan Informatika mencantumkan data statistik jumlah aduan perjudian pada bulan Maret, yaitu sebanyak 8.123. Sedangkan total keseluruhannya, mencapai 194.170. Kementrian juga mengungkapkan tentang sulitnya saat ini melakukan blokir terhadap situs-situs perjudian online

Hal itu dikarenakan kerjasama yang dilakukan oleh jejaring bandar-bandar penyedia jasa perjudian begitu kuat dan menggunakan server dari negara lain. Sulitnya proses pemblokiran juga dimungkinkan karena situs-situs tersebut dilindungi oleh negara yang bersangkutan, sehingga pihak Kominfo tidak memiliki akses yang bebas.

Dominoqq, hanyalah salah satu dari banyak sekali jenis perjudian online. Banyak dari penyedia modal-modal besar di belakang layar yang terus menyuplai dana untuk mengembangkan bisnisnya, dengan menyediakan berbagai macam pilihan game, seperti poker, mesin slot, rolet, dan lain-lain.

Ini tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk semakin tegas dalam menindak hukum siapapun yang terlibat dengan aktivitas perjudian online. Jika kegiatan ilegal ini didukung oleh negara lain secara sembunyi-sembunyi, tentunya pihak Kementrian Luar Negeri, Imigrasi, Bea Cukai, PPATK, bahkan polisi ASEAN harus bekerja sama untuk membasmi perjudian online dari akar-akarnya.

Pasal-Pasal yang Mengatur Perjudian Online

Lalu bagaimana negara mengatur soal dominoqq dan bentuk lain dari perjudian ini? Ada beberapa pasal-pasal yang telah disahkan oleh negara untuk menangani kasus-kasus perjudian di Indonesia. Diantaranya:

1. Pasal KUHP

Dalam KUHP, ada pasal khusus yang menyebutkan tentang aturan yang melarang keras perjudian. Salah satunya adalah pasal 303 ayat 1, yang menyebutkan tentang ancaman bagi siapapun yang menawarkan atau memberi kesempatan permainan judi untuk dimainkan, atau dijadikan sebagai mata pencaharian. Pasal 3030 bis ayat 1 juga memperjelas larangan berjudi yang diadakan di tempat-tempat umum.

2. UU ITE

Meskipun UU ITE sering terdengar dan dibahas ketika ada kasus pencemaran nama baik atau hoax yang dilakukan di dunia maya, namun undang-undang ini juga memuat sanksi-sanksi pidana yang akan diberikan kepada pelanggar pasal perjudian online. Diantaranya adalah pasal 27 ayat 2 yang menjelaskan tentang seseorang yang dengan sengaja mendistribusikan atau membuka akses perjudian.

Pasal tersebut kemudian diperkuat dengan pasal 43 ayat 1 yang menyebutkan tentang pihak-pihak tertentu yang berhak menjadi penyidik di bidang Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik.

Hukuman bagi Pelanggar Pasal Perjudian

Berdasarkan KUHP pasal 303 ayat 1, seseorang bisa dijatuhi hukuman penjara paling lama sepuluh tahun dan dengan dua puluh lima juta rupiah. Pada pasa 303 bis ayat 1, juga dinyatakan bahwa seseorang bisa dijatuhi hukuman pidana penjara empat tahun dan denda sebanyak sepuluh juta rupiah.

Sedangkan hukuman yang dijatuhkan kepada seorang pemain, bandar atau agen, dan semua orang yang terlibat dalam praktik judi berdasarkan UU ITE, dalam hal ini termasuk dominoqq, akan dijatuhi hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda sebanyak satu miliar rupiah.

Ancaman Hukuman Berlapis

Permainan seperti ini faktanya tidak boleh diremehkan. Karena masih termasuk dalam jenis perjudian, maka permainan ini dapat mendorong pemainnya untuk berbuat tindak kriminalitas lain. Yang pertama adalah penipuan atau pencurian. Sebab tentu saja, seorang pejudi memiliki banyak hutang dan butuh modal untuk bermain judi kembali.

Di sinilah seorang bisa gelap mata untuk melakukan apapun demi mendapatkan uang. Bisa dengan cara menipu atau memanipulasi orang lain untuk memberikan uang, mencuri, bahkan hingga kelas money laundering. Tipe yang terakhir biasa dilakukan oleh para koruptor yang ingin menutup jejaknya. Yaitu dengan berinvestasi di perjudian dominoqq.

Tak hanya itu, seseorang yang gelap mata karena berjudi bisa membahayakan orang-orang di sekitarnya, termasuk keluarga, dengan melakukan kekerasan. Psikologi mengungkapkan, seseorang yang kecanduan berjudi memiliki kontrol yang lemah terhadap emosinya. Pelaku bisa saja melakukan kekerasan, baik secara fisik, mental, ataupun finansial kepada istri, orangtua, atau anaknya.

Bukan hanya pemain, bandar judi yang menyediakan permainan ini dalam situsnya pun bisa mendapatkan hukum yang lebih berat. Sebab ia telah membuka akses atau menyediakan permainan yang memungkinkan untuk bermain judi tersebut.

Jika kasusnya sudah merembet ke arah tindak kriminal lain, maka bukan tidak mungkin ia akan dijerat dengan pasal berlapis hingga lebih dari 10 tahun. Dan jika kekerasan tersebut sampai mengilangkan nyawa seseorang, maka ia bisa dipenjara seumur hidup. Semua hanya bermula dari perjudian dominoqq.
Demikian tadi adalah beberapa hukuman pidana dan denda yang bisa menjerat seseorang yang terlibat dalam dominoqq dan jenis game perjudian yang lain. Sudah jelas, bukan, mengapa permainan ini sangat dilarang di negara kita? Untuk itu, penting bagi kita untuk melindungi orang-orang terdekat kita dari bahayanya. Sekian, semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.